Menjadi Orang Tua Tidak Mudah

Ternyata menjadi orang tua tidak mudah juga….Mungkin menjadi orang tua merupakan pembelajaran hidup.

Kita diamanahkan untuk bisa mendidik dan mengarahkan anak-anak menjadi insan yang beriman, berbudi dan berguna.

Kadang kita terlupa akan anak-anak karena kita punya kesibukan, punya impian dan cita-cita yang ingin diwujudkan. Sementara anak terus tumbuh dan berkembang…Tanpa terasa mereka yang bayi kini menjadi balita, kemudian menjadi anak-anak, menjadi ABG, lalu remaja, kemudian dewasa muda dan mulai berkeluarga, menjadi dewasa yang matang, lalu menjadi tua, kemudian kembali seperti anak-anak sampai akhirnya pergi meninggalkan dunia…..

Sudahkah kita terlibat dalam keseharian mereka? Amanah mendidik dan mengarahkan mereka bukan hal yang mudah. Kalau kita melihat kekurangan pada anak kita, sebaiknya kita bercermin pada diri kita dahulu. Cukupkah kita mengisi hati dan pikirannya dengan sesuatu yang bernilai untuk mereka? Sudahkan kita memberi contoh perilaku baik yang bisa ditiru mereka?

Kekurangan mereka sebetulnya kekurangan kita. Kelebihan dan keberhasilan mereka adalah lebih banyak karena upaya mereka setelah mereka bercermin pada kita dan melihat perilaku kita.

Kunci keberhasilan suatu generasi di masa depan, lebih banyak karena peran dan contoh dari “orang tua” yang mengisi hati dan pikiran anak-anaknya sepanjang perjalanan hidupnya dengan hal-hal yang bernilai. Jangan sampai kita terlena dan baru tersadar setelah mereka menjadi dewasa. Ibarat dahan pohon yang masih muda, dahan tersebut akan mudah dibengkokkan atau dilekukkan sesuai keinginan kita. Tapi dahan tua, sulit dilekukkan. Dahan tua yang dengan paksa kita bengkokkan juga akan mudah patah.

Kekurangan dan keberhasilan anak adalah pembelajaran hidup bagi kita. Dengan bercermin pada anak, kita akan tahu sejauh mana kita sudah menanamkan nilai-nilai kehidupan yang baik, dan bagaimana kita bisa berarti bagi mereka sebagai generasi penerus kita. Apakah anak tersebut anak kita atau bukan anak kita, namun kita semua punya peran dalam membentuk mereka menjadi insan yang beriman, berbudi dan berguna bagi kehidupan.

(by nina nurdiani)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s